Newsjatim.com,Kediri,Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerak Indonesia mengumumkan rencana untuk melaksanakan aksi damai di di Kantor Camat Ngadiluwih Dan Pemkab Kediri pada pekan depan.
Aksi ini bertujuan untuk menyampaikan kekhawatiran,keprihatainan dan usulan terkait kualitas serta variasi menu makanan yang disediakan dalam program MBG di Kecamatan Ngadiluwih.
Kepala Bidang Informasi LSM Gerak Indonesia, Achmad Masliyanto menyampaikan bahwa aksi damai yang akan digelar pada pekan depan akan diikuti oleh anggota LSM Gerak serta orang tua siswa yang memiliki keprihatinan serupa.
“Kami memilih jalur damai untuk menyampaikan aspirasi ini karena tujuan kami adalah sama dengan pemerintah Pusat, yaitu memberikan yang terbaik bagi anak-anak kita.
Aksi ini bukan untuk mengkritik secara negatif, melainkan untuk mengajak semua pihak bekerja sama meningkatkan kualitas layanan makanan bagi siswa,” ujar Achmad.
Dalam aksi tersebut, LSM Gerak Indonesia akan menyerahkan surat permohonan resmi kepada Camat Ngadiluwih dan Bupati Kediri yang berisi beberapa usulan konkret, antara lain penyusunan pedoman standar menu gizi bagi sekolah-sekolah di kecamatan, pendataan kondisi dapur sekolah dan ketersediaan bahan makanan lokal, serta pendirian tim pemantauan bersama antara pemerintah daerah, sekolah,tokoh masyarakat, dan orang tua siswa.
“Kami berharap Bupati Kediri dan camat dapat menjadi ujung tombak dalam mengkoordinasikan berbagai pihak untuk menangani MBG.
Anak-anak di Ngadiluwih berhak mendapatkan akses terhadap makanan bergizi yang mendukung pertumbuhan dan pendidikan mereka,” tambahnya.
Kami uga menjamin bahwa aksi akan dilaksanakan dengan tetap menjaga ketertiban dan keamanan, serta tidak akan mengganggu aktivitas kerja di Kantor Camat Ngadiluwih dan Pemkab Kediri.
Dalam.waktu dekat kami mengirimkan surat pemberitahuan resmi terkait rencana aksi ini kepada pihak kepolisian dan dinas terkait termasuk DPRD.
“Kami mengundang masyarakat yang peduli dengan pendidikan dan kesehatan anak untuk ikut serta dalam aksi damai ini, atau setidaknya memberikan dukungan moral. Bersama-sama kita bisa menciptakan perubahan yang baik bagi masa depan anak-anak kita,” pungkas Ahmad.
Sampai berita ini dinaikkan, pihak terkat belum bisa dikonfirmasi.






