Siap Amankan Pemilu 2024, Polres Blitar Kota Gelar Pelatihan Pengamanan Capres-Cawapres

Newsjatim.com // Menjelang Pemilu 2024, Polres Blitar Kota menggelar pelatihan dan simulasi pengamanan dan pengawalan untuk Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) di Halaman PIPP Kota Blitar, Selasa (5/12/2023).

Kapolres Blitar Kota AKBP Danang Setiyo P.S S.H S.I.K melalui Kabagops Polres Blitar Kota , Kompol Mustakim mengatakan, pengamanan VVIP melibatkan 32 personel dari Satuan Lalulintas, Sat Samapta, dan Sat Intelkam itu bertujuan untuk memastikan keamanan pasangan Capres dan Cawapres selama penyelenggaraan Pemilu 2024.

“Pelatihan ini diselenggarakan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Kami simulasikan beberapa tahapan yang nantinya ada tahapan-tahapan Pamsus (Pengamanan khusus), pengawalan kedatangan sampai memasuki dan keluar dari mobil, bahkan memasuki area kunjunganya ke Blitar, termasuk di Makam Bung Karno,” katanya.

Kompol Mustakim menjelaskan, pelatihan tersebut mencakup persiapan Pengamanan dan Pengawalan (Pamwal) yang sesuai dengan prosedur dan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

Mulai dari tahap paling depan, yakni Advance, R2 Lalulintas moge, patwal lalu lintas, hingga rombongan VVIP yang mendapatkan pengawalan di kedua sisi. Rombongan tersebut diikuti oleh walpri, serta pamatan R2 dan R4 Pamwal lalulintas.

“Semua rangkaian itu untuk membantu kelancaran aktivitas pasangan Capres dan Cawapres di setiap tahapan serentak Pemilu tahun 2024,” terangnya.

Semua langkah tersebut diimplementasikan dengan tujuan utama untuk menjamin keamanan dan kenyamanan Capres dan Cawapres selama proses Pemilihan Umum 2024.

Sementara, Polri sendiri sebelumnya memang telah membentuk Satgas pengamanan pasangan Capres dan Cawapres peserta Pemilu 2024. Satgas yang mulai bertugas pada 13 November 2023 tersebut merupakan bagian dari Operasi Mantap Brata 2023-2024 yang digelar selama Pemilu 2024.

Sedangkan, Operasi Mantab Brata berlangsung selama 222 hari, 74 hari pada 2023, dan 148 hari tahun 2024 yang dimulai sejak 19 Oktober lalu.

“Dengan pelatihan pengawalan seperti ini, diharapkan pelaksanaan tugas nantinya dapat berjalan secara optimal dan sesuai dengan prosedur yang berlaku serta dapat menjaga keamanan selama tahapan pemilu 2024 mendatang” pungkasnya