Gk Bahaya ta, Informasi Bocornya Penegakan Hukum.

Penegakan hukum harus setegak tegaknya.

Newsjatim.com//Blitar,Rabu, 08/11/2023 Aktivitas   Tambang  pasir liar di aliran Bantaran kali Semut, diarea Tanggul  di Desa Tejo dan Mbaos, Desa Soso serta Gadungan yang tanpa disadari  rusaknya  alam dan rusaknya jalan dikecamatan Gandusari kabupaten Blitar.

Dikabarkan sempat berhenti beroperasi,akan tetapi informasi tersebut diduga hanya untuk mengelabui aparat penegak hukum dan Penegak Perda pasalnya tambang di aliran kalisemut dikecamatan Gandusari tetap beroperasi.

Informasi  dari pekerja tambang yang enggan disebutkan namanya, mengatakan tetep buka,buka terus,ini saya kirim keponorogo, hari ini tutup, informasi ada operasi jelasnya
Rabu (08/11).

Diduga bocornya Informasi  penegakan hukum ke pelaku penambangan liar di aliran kalisemut menjadi sorotan  dari LSM GERAK INDONESIA.

Sementara itu Rendy Zulfikar SH, Kepala Bidang Advokasi LSM Gerak Indonesia mengatakan,

“Sangat disayangkan Informasi adanya Penegakan hukum  ketambang pasir liar di kali semut di kecamatan Gandusari diduga bocor, pasalnya para pelaku penambangan liar dialiran Kali Semut sudah mengetahui akan adanya operasi tersebut, kok bisa bocor ada apa ya.

Kami Meminta Aparat Penegak Hukum jangan main main terkait penegakan hukum.

Rendy menegaskan, Apapun dalihnya Aktivitas tambang liar tersebut, harus dihentikan karena berpotensi merusak alam.

Jangan sampai terkesan ada pembiaran kegiatan liar tersebut, karena sudah diatur dalam perundangan undangan, penambangan liar  atau tanpa ijin adalah suatu tindak pindana kalau tidak segera dihentikan makan kami akan mengambil langkah langkah yang kami anggap diperlukan tegasnya.