Gunakan Exsavator Tambang Galian C Pleret Nglegok-Semakin Menggila

Lapor Pak Kapolres Kota Blitar-Pak Kapolda Jatim

newsjatim.com//Blitar,Rabu,12/07/2023 Kabupaten Blitar merupakan salah satu daerah penghasil pasir, hal tersebut dikarenakan letak Kabupaten Blitar yang berdekatan dengan Gunung Kelud yang hingga kini berstatus sebagai Gunung aktif di Jawa Timur.

Di wilayah Blitar terdapat tambang pasir yang terletak dibeberapa sungai yang mengalir dari Gunung Kelud salah satunya yaitu Kali Lahar di Pleret Desa Sumberasri Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar.

Pemanfaatan Kali Lahar di Desa Sumberasri Kecamatan Nglegok sebagai tambang pasir berdampak pada berbagai aspek terutama perekonomian masyarakat, namun terdapat juga dampak negatif yang dihasilkan dengan adanya penambangan pasir yaitu dampak terhadap lingkungan sekitar yaitu kerusakan jalan diduga akibat dampak tambang pasir dengan menggunakan alat berat (eksavator) dan lalulalang kendaraan pengangkut pasir diduga menyebabkan kerusakan jalan di Kabupaten Blitar.

Hasil pengamatan tim media newsjatim.com menunjukkan bahwa kerusakan jalan rusak berat, ringan, sedang dan baik diduga diakibatkan oleh truk penambang pasir yang bermuatan berlebih.

Kurang lebih ratusan truk pasir berlalu lalang setiap harinya hingga lima kali dari jam 08.00 hingga 24.00 WIB.

Dampak yang ditimbulkan akibat dari aktivitas tambang tersebut salah satunya yang paling merugikan adalah polusi udara.

Ruas jalan yang paling parah menghasilkan debu adalah ruas jalan yaang dekat dengan area penambangan galian C.

Dan Penggunaan alat berat eksavator di Pleret Sumberasri tentunya semakin memperparah kerusakan alam, adakah Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor tambang untuk Kabupaten Blitar????

Adanya tambang Galian C di Pleret Sumberasri Blitar Menjadi Sorotan Lsm Gerak Indonesia.

Rendy Zulfikar SH, mengatakan Dari pantauan tim kami ditambang Pleret  menggunakani Eksavator, dan menurut analisa kami bila menggunakan alat berat, kerusakan alam pasti lebih menghawatirkan.

Dan apabila tambang tersebut tak berijin, seharusnya Aparat Penegak Hukum dan Penegak Perda segera Bertindak tegas,

Karena pasti tidak ada Pendapatan Asli Daerah dari sektor tambang, serta kami  sebagai rakyat kami meminta agar  truk pengangkut Pasir yang melebih muatan agar ditertibkan, tanpa kita sadari truk truk pengangkut yang melebihi muatan akan menyebabkan kerusakan jalan  tegas rendy.